Puisi Alumni Hati "Ad Libitum"

puisiyogiriyansyah
puisi ini yang berjudul "Ad Libitum" adalah puisi pembuka untuk kumpulan puisi "Alumni Hati". karya : Yogi  Riyansyah.


Ad Libitum

---
Saat usia remaja, awal perjumpaan kita
Awal kita untuk bertatap muka
Awal muka bertemu mata, menatap wajah
Berjumpa rupa elok, senyum manis 
Sembir bibir simetris
.

Awalnya aku menyebutmu kata, lama-lama
Kau berganti nama, menjadi rasa,
Dan rasa melangkah pada arah ia berubah
Sampai cinta singgah dalam sebuah cerita
.
---



---
Ku tatap matamu, ada sorot cahaya berkilau

Ku tatap pipimu, ada ruah megah
untuk singgah.

Ku tatap bibirmu, ada simfoni lembut
yang ingin selalu ku usut,
meski suara tak mampu di indra.

Ku tatap keningmu, Penuh sesak dan penat.
Ku lihat wajahmu, kau seorang pemikir jelih
demi menyambung dalih.
---



---
Setiap kali bertemu denganmu,
kusiapkan kopi agar mata selalu terbuka,
untuk meresapi senyummu.

Setiap kali bertemu denganmu,
kusiapkan kopi agar putihmu
bersatu dengan hitam pekat ampas kopi.

Setiap kali bertemu denganmu,
kusiapkan kopi agar alibi mudah ku temui.

Selain kopi, bertemu denganmu
kusiapkan juga angan,
agar tangan mampu mengangkat
senyummu berpindah dihalaman kalbu.
---



---
Kususuri jalan menuju rumahmu,
kutinggali jejak pada jalan setapak,
agar kau tau aku sedang bergegas
menuju alamat rumahmu.

Kususuri jalan menuju rumahmu,
ku temui padang ilalang,
semua bermula indah,
sebelum duri menancap di kaki.

Kusisir jalan menuju rumahmu,
jalan penuh lika-liku,
rasa sulit melilit seluruh tubuh
Tapi aku tak mau menyerah,
tetap terus melangkah.
---



---
Dimana aku temukan terangmu,
mata terbuka serasa tertutup
hanya cahaya redup
nampak dalam kelopak.

Dimana aku temukan terangmu,
saat telinga jarang mendengar suaramu.

Dimana aku temukan terangmu,
saat bibirku rajin menyebut namamu
dalam setiap denyut, tapi sapaanku
belum juga kau saut
Kita pun belum saling bertaut
---



---
Perjuangku masih panjang, 
aku akan tetap menerjang terjang 
untuk menang
Menangkan hatimu, 
mendapatkan cintamu.
Untuk ku salin 
di laman masa depanku
Dan aku bahagia pada usia senja.
---


11 Januari 2019
yogi riyansyah

Ulasan

  1. Ulasan ini telah dialihkan keluar oleh pengarang.

    BalasPadam
  2. tetep semangat dalam berproses untuk menggapai cita-citamu.. udah bagus.. terus kembangkan bakatmu jangan putus asa.. semoga cepet terbit buku kumpulan puisimu

    BalasPadam
    Balasan
    1. Aminnnn.......

      Makasih ya mbak azizah, atas doanya

      Padam

Catat Ulasan

Catatan popular daripada blog ini

puisi Kampus Biru